Amunisi Baru Beasiswa Cendekia BAZNAZ Timur Tengah 2026

Amunisi Baru Beasiswa Cendekia BAZNAZ Timur Tengah 2026

Badan Zakat Amil Nasional (BAZNAZ) Indonesia Resmi Luncurkan Program Besiswa Cendikia Timur Tengah 2026 bagi pelajar Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Acara Peluncuran dilaksanakan di Capital Palace Hall, Nasr City pada Selasa 27 Oktober 2026 pukul 13.00 CLT.

 

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua (BCB) Al-Azhar Mesir, Husein Azhari. Di hadapan para tamu undangan, Husein menekankan bahwa langkah BAZNAZ tak sekadar bantuan finansial sesaat. “Apa yang dilakukan BAZNAZ merupakan bentuk kepedulian yang manfaatnya tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi insyaallah juga dalam jangka panjang,” ujar Husein.

 

Ketua BAZNAZ Republik Indonesia, Dr. ir. H. Sodik Mudjahid, M.SC., membeberkan bahwa pengembangan kualitas sumber daya manusia kini menjadi porsi terbesar dalam agenda lembaganya. Dari 13 program prioritas BAZNAZ, sebanyak 39 persen alokasi anggaran digelontorkan khusus untuk peningkatan SDM, termasuk pos Beasiswa Timur Tengah. Beliau menargetkan penambahan 300 kuota beasiswa baru yang tersebar di delapan negara kawasan Timur Tengah—dengan porsi terbesar, yakni 70 persen, ditujukan bagi para pelajar Indonesia yang tengah menimba ilmu di Mesir.

 

Dilanjut dengan Pemaparan beasiswa oleh Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAZ RI, H.Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., lantas merinci skema pendanaan yang akan dikucurkan. Ia memaparkan bahwa setiap penerima Beasiswa Cendekia bakal mengantongi dana studi sebesar Rp24 juta. Modal pendidikan ini akan disalurkan secara berkala dan berjenjang selama dua tahun masa studi.

 

Beasiwa ini memperioritaskan untuk jenjang (S1) namun berpeluang juga untuk jenjang (S2). Beasiswa dibuka dengan timeline 28 Oktober sampai 9 November 2026.Tak hanya menyasar mahasiswa domestik, Ia menambahkan bahwa BAZNAZ turut menggandeng Bait Zakat Mesir untuk menyokong studi pelajar Al-Azhar asal Palestina. Pada tahap awal, gelontoran dana senilai Rp1,2 miliar telah disalurkan kepada 387 mahasiswa dengan besaran Rp4 juta per orang. Tahun ini, komitmen itu ditingkatkan: alokasi membengkak menjadi Rp2,5 miliar untuk menyasar 500 penerima manfaat, di mana tiap mahasiswa mengantongi bantuan sebesar Rp5 juta.

 

Reporter : Zhafran Zulkarnain

You might also like