Dari Cinta Menuju Teladan: IKMAL Mesir Rayakan Maulid Nabi & Apresiasi

Dari Cinta Menuju Teladan: IKMAL Mesir Rayakan Maulid Nabi & Apresiasi

 

ikmalmesir.com – Ikatan Keluarga Mahasiswa Lampung (IKMAL) Mesir sukses mengadakan acara maulid nabi Muhammad SAW, pembacaan burdah, dan takrim mutafawwiqin pada Senin malam 14 September 2026 bertempat di Aulan KMJ Hay asyir pada pukul 20.00 CLT. Acara ini digelar dengan tujuan merajut asa dalam lahirnya sang pujaan hati baginda nabi Muhammad SAW, mempererat rasa kekeluargaan mahasiswa, sekaligus memberikan apresiasi kepada para anggota IKMAL Mesir yang berprestasi.

Acara dibuka oleh pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Malik Akbar, kemudian dilanjutkan sambutan oleh Ketua Umum IKMAL Mesir, Iqro Muhammad Fathan Akbar. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan sambutan dengan mengawali syair

: قول الشعراء في مصر، أحمد شوقي

وُلِدَ الهُدَى فَالكَائِنَاتُ ضِيَاءُ

وَفَمُ الزَّمَانِ تَبَسُّمٌ وَثَنَاءُ

Telah lahir sang pembawa petunjuk,

maka seluruh alam menjadi bercahaya,

dan mulut zaman tersenyum serta memanjatkan pujian.”

Beliau juga mengajak serta menegaskan bahwasanya mari jadikan peringatan Maulid Nabi ﷺ ini bukan hanya sebagai acara untuk mengenang kelahiran beliau, tetapi sebagai momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Nabi, memperbanyak shalawat, meneladani ajarannya, meningkatkan ilmu dan amal, menjaga persaudaraan, serta menghargai setiap usaha dan perjuangan dalam kebaikan.

Acara juga dimeriahkan oleh pembacaan burdah untuk mengingat keindahan rangkaian pujian kepada baginda nabi Anwaruannubuwwah Muhammad SAW. Turut hadir Syaikhul Mursalin Syaikhul Al-zhar yaitu Syeikh Mahmud Abidin Al- Azhary Al-Maliky Al-Burhamy yang menjadikan acara ini terasa sangat spesial dan khusyuk, karena dibarengi pemberian dan pembacaan ijazah burdah yang juga di tandatangani langsung oleh beliau.

Beliau menyampaikan beberapa nasehat penting untuk para warga IKMAL yang hadiri pada acara tersebut bahwasannya dalam rangka memperingati kelahiran Rasulullah ﷺ beliau mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai kesempatan memperkuat kecintaan kepada Rasulullah , mengenang perjuangan beliau, serta meneladani akhlak mulia yang diajarkannya.

Nasehat tersebut menjadi pengingat bersama bahwa kecintaan kepada Rasulullah tidak hanya diwujudkan melalui ungkapan lisan, tetapi juga melalui kesungguhan dalam mengikuti sunnah, memperbaiki akhlak, dan mengamalkan ajaran Islam dalam  sehari-hari. Beliau juga membacakan surat Al-Ahzab ayat (45-46) sebagai salah satu rujukannya:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ إِنَّا أَرْسَلْنَاكَ شَاهِدًا وَمُبَشِّرًا وَنَذِيرًا

وَدَاعِيًا إِلَى اللَّهِ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُّنِيرًا

Artinya:

“Wahai Nabi! Sesungguhnya Kami mengutusmu sebagai saksi, pembawa kabar gembira, dan pemberi peringatan.”

“Dan sebagai penyeru kepada Allah dengan izin-Nya serta sebagai cahaya yang menerangi.”

Isi Pesan & Nasehat dari Syeikh Mahmud Abidin:

1. Nabi Muhammad adalah teladan bagi umat manusia, yang diutus sebagai saksi, pembawa kabar gembira, dan pemberi peringatan.

2. Dakwah hendaknya harus mengajak manusia kepada Allah, bukan untuk mencari pujian atau kepentingan pribadi.

3. Dalam berdakwah harus ada keseimbangan, yaitu memberikan kabar gembira tentang rahmat dan pahala Allah sekaligus mengingatkan tentang dosa dan akibatnya.

4. Keberhasilan dakwah adalah dengan pertolongan Allah, sehingga seorang pendakwah harus tetap ikhlas dan tidak merasa bahwa hidayah berasal dari dirinya.

5. Seorang Muslim hendaknya menjadi “pelita yang menerangi”, yaitu memberikan manfaat, ilmu, kebaikan, dan menjadi contoh yang baik bagi orang-orang di sekitarnya.

Tak hanya menjadi ruang untuk berkumpul dan bersilaturahmi, rangkaian acara ini juga menjadi kesempatan untuk memberikan penghargaan kepada para mahasiswa berprestasi melalui Takrim Mutafawwiqin, sebuah bentuk penghormatan bagi para mahasiswa yang berhasil menorehkan hasil gemilang dalam ujian tahun akademik 2024/2025. Pada kesempatan tersebut, terdapat 38 Mahasiswa-Mahasiswi IKMAL Mesir yang menerima penghargaan sebagai buah dari kesungguhan dan kerja keras mereka dalam menapaki perjalanan akademik di Al-Azhar. Capaian ini menjadi sebuah kebanggaan yang layak dirayakan bersama. Di balik deretan prestasi tersebut, tersirat gambaran tentang kesungguhan mahasiswa asal Lampung dalam mengembangkan diri dan memberikan warna positif di tengah lingkungan keilmuan Al-Azhar. Harapannya pencapaian yang telah diraih tidak berhenti sebagai kebanggaan sesaat, melainkan mampu menyalakan inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus melangkah dengan tekad, ketekunan, dan semangat dalam menjemput keberhasilan di masa yang akan datang.

Seluruh rangkaian acara ditutup dengan lantunan doa dan pengabadian momen melalui foto bersama. Acara ini menjadi salah satu ikhtiar untuk memperkokoh rasa kebersamaan di tengah keluarga mahasiswa Lampung di Mesir, sekaligus merawat warisan intelektual yang telah menjadi bagian dari perjalanan para senior terdahulu. Melalui acara ini juga bisa turut mengembalikan semangat untuk mencintai dan meneladani Rasulullah SAW seiring dengan harapan agar para mahasiswa senantiasa menjadikan ilmu sebagai pijakan, terus bertumbuh dalam kebaikan, dan berani mengukir capaian terbaik selama menempuh perjalanan akademiknya di Mesir.

Red: Fachry Akrim Maulana

Editor: Najla Maharani

 

 

You might also like